Judul anime-nya, membuat ku penasaran. Yups, itulah dibenak aku sebelum menonton anime ini. Judulnya saja “Another”. Humm… kalau diartikan dalam kamus Inggris – Indonesia, bukankah artinya ‘yang lain’ ? Dan saat cek anime-nya…. wih, kelihatannya super horror *takut*

Dan horror yang satu ini entah kenapa, membuatku penasaran banget + menimbulkan banyak tanda tanya diatas kepalaku. “Nih anime maksudnya apa sih?”. DUENG….. kalo ini mah sama sekali gak tau alur ceritanya -.- Oke langsung saja mulai ceritanya.

Berawal dari seorang laki-laki yang bernama Sakibara Kouchi (15). Dia tidak bisa masuk sekolah karena kecelakaan yang mengakibatkan harus menginap di sebuah rumah sakit di daerah kota kecil, Yomiyama. Dan tempat itulah dimana ia akan mulai tinggal, sekolah baru, hidup baru, dan kisah horror bermula. Oh ya, karena ayahnya sedang ada penelitian di India, dia terpaksa tinggal bersama nenek, kakek, dan bibi nya disana.

Masih di rumah sakit, ada 3 siswa dari kelas 9-3 SMP Yomiyama Utara yang akan satu kelas dengan Sakibara. Mereka bertiga datang untuk memberi penyambutan yang tertinggal sambil memberi beberapa salinan catatan saat ia absen.

Bagian anehnya adalah, saat mereka berjabat tangan untuk lebih berkenalan dengan Sakibara. Mereka selalu bertanya tentang “apa kamu yakin belum pernah tinggal di Yomiyama?”. Pertanyaan itu ditanyakan berulang dengan mimik muka yang aneh. Hey, sebetulnya ada apa, sih? Tentunya Sakibara hanya menjawab, ‘tidak’. Dia pernah ke Yomiyama hanya berkunjung, itupun saat ia masih kecil. Itu ma gak usah di-itung kale…. -.-

Setelah mereka bertiga pulang, Kouchi mencoba untuk jalan-jalan keluar. Maklum bentar lagi sudah diperbolehkan untuk pulang oleh dokternya. Jadi, ia mencoba untuk jalan melawati elevator. Eh, gak nyangka bertemu dengan seorang cewek yang menutup mata kirinya, ya istilahnya eye-patch gitu. Dan di tangan kanannya membawa sebuah boneka cewek yang aneh banget. Bagian kerennya lagi, cewek itu bernama Misaki Mei, satu sekolah dengan Kouichi, dan juga satu kelas lho…. Ih, pembawaan aura pada tuh cewek, benar-benar misterius. Perasaan aneh mulai berdatangan pada Kouichi terhadap tuh cewek.

Ok, kita tutup sesi rumah sakitnya. Beralih ke sekolah. Kouichi sudah bisa mulai sekolah saat itu. Ih, gurunya dingin banget, gak asik deh (sama dengan penulisnya LOL😛 ). Tambah lagi saat dia memperkenalkan diri di kelas. Buset…………… hening banget. Tuh siswa di kelas tuli atau apa, sih? Gak banget deh (._.)

Kelihatannya mereka tertekan banget ya? Sehingga diam gak mau ngomong. Atau… Halah biarin aja. Tapi bagian membingungkannya adalah, saat istirahat, mereka rame banget! Buset, langsung menghujani bangku Kouichi dengan berbagai pertanyaan padanya. Maklum, Kouichi kan dari Tokyo dan SMP privat gitu. Jadi terlihat aneh bagi mereka. (Bayangkan aja, bagi siswa yang biasa individual, tiba-tiba berada di sekolah umum, yang tugasnya pasti dikerjain bersama-sama).

Oh ya, ada lagi. Beberapa temannya mengajak ia keliling sekolah sekalian makan siang + memperkenalkan seisi SMP utara Yomomiya itu. Dan setelah itu, pelajaran olahraga dimulai. Kouichi tidak bisa ikut karena baru saja keluar dari rumah sakit, bersama dengan 2 teman kelas lainnya. Yang satu kena sakit jantung, satunya lagi kakinya terkilir. Jadi mereka berempat memutuskan untuk menonton saja.

Ada beberapa yang membuat Kouichi bingung. Kelas lain tiap olahraga selalu berbagi lapangan. Terspesial kelasnya sendiri, 9-3, yang hanya menggunakan lapangannya sendiri. Mereka bilang sih, ini memang sudah biasa sejak dulu. Kouichi juga bingung, sedari tadi, sejak bel istirahat di loncengkang sampai pelajaran olahraga, ia tidak melihat Misaki lagi. Kan tadi awal pelajaran ada duduk di bangkunya. Tapi sekarang gak kelihatan lagi. Nah… mulai deh hal-hal aneh bermunculan, yaitu….. TIDAK ADA YANG MENGENAL MISAKI MEI.

Lho, kok? Sudah jelas-jelas bangku reot di rak paling belakang pojok-kiri, itu adalah Misaki. Tapi tidak ada yang mengenalnya. Malah, memasang muka aneh lagi. Matanya kedalam, seakan-akan terasuki apa… gitu…

Cuaca mulai sedikit mistis. Kouichi tak sengaja menemukan Misaki sedang asik diatas gedung sekolah berdiri memandangi lapangan sambil melukis sesuatu. Pastinya, ia langsung berlari menuju atap gedung untuk memberikan bertubi-tubi pertanyaan pada Misaki.

Misaki Mei. Nama Mei sendiri berarti ‘menyanyi’ dengan menggunakan karakter kanji Jepang yang sama dengan ‘simpati’ serta ‘berteriak’. Wih… dalem banget dah. Anehnya, saat Kouichi bertanya tentang pertemuan mereka di elevator rumah sakit, ia bilang gak tau apa-apa. Ih, tuh cewek pikun atau apa, sih?

Satu lagi, Mei memperingatkan pada Koiuchi untuk jangan pernah mendekati ia lagi atau ia akan mendapatkan bahaya / kesialan. Aduh, maksud lo apa, sih? Yang jelas dikit napa? -.-

Anime ini diadaptasi dari sebuah novel yang berjudul “New Masterpiece” yang dikarang oleh Yukito Ayatsuji. Anime yang berjudul “Another” ini membawa sensasi horor baru yang dimasukkan dalam area sekolah. Wih…. dengan gaya “misteri neo-orthodox” nya. Aduh, apalagi ini -.-

Ok, bagian yang ku favoritkan adalah burung yang bisa bicara, namanya Rei. Dia selalu berkata “Selamat pagi, Rei-chan”. Padahal, namanya sendiri adalah “Rei-chan”. Jadi, ia memberi sambutan pagi pada dirinya sendiri ya? Dasar burung bego’.

Oh ya, karakter Kouichi Sakibara juga bagus. Memang sih kalau diawal-awal masih belum terlihat jelas. Apalagi karakternya Mei Misaki. Tapi, kedua orang ini sepertinya karakternya membuat aku penasaran deh. Ih, jadi pengen episode selanjutnya. Gak sabar >.<

Btw, maaf ya kalau update nya telat. Malah sudah ada episode ke-2 lagi. Aku update lain kali aja ya? Tugas menumpuk tiada akhir nih >,<